Reseller Baju Anak Branded Dengan Kualitas Tinggi

Indonesia dulunya merupakan bagian dari rantai pasok mode, dengan reseller baju anak branded produksi tekstil, kulit, dan bahan baku lainnya yang telah menghasilkan polutan berbahaya di lingkungan. “Banyak hal yang kita ambil dari bumi, harus kita kembalikan juga dengan tindakan yang sesuai dengan kapasitas kita masing-masing. Siapapun bisa berpartisipasi asalkan memiliki visi dan misi yang sama dengan ide Fashion Rhapsody,” ujar Ariy Arka, salah satu pendiri Fashion Rhapsody.

Untuk pakaian bekas, selain upcycling, masyarakat bekerja sama reseller baju anak branded dengan bank sampah Bersinar di Bojongsoang, Jawa Barat dalam mengelola dan mendaur ulang sampah serta menghilangkan residu. Bank sampah Bersinar berafiliasi dengan Parompong, sebuah desa tempat masyarakat mendaur ulang dan mengelola sampah mereka sendiri. Masyarakat dapat mengganti sampahnya dengan pakaian dari Setali Indonesia mulai dari Rp 3.000 hingga Rp 5.000.

Reseller Baju Anak Branded Muslimah Dengan Sistem Canggih

Selain itu, setiap pakaian preloved yang digunakan setara dengan menghemat 4.000 hingga 5.000 liter air bersih yang digunakan untuk produksi pakaian baru itu sendiri. Dan, jika kamu berbelanja pakaian preloved di Setali Indonesia atau berdonasi minimal Rp 100.000 maka kamu telah berpartisipasi dalam mengurangi dan mengolah 18 hingga 20 kilogram sampah industri fashion busana muslimah.

reseller baju anak branded

Menyumbangkan pakaian untuk Setali Indonesia berarti grosir gamis murah berkualitas memberikan kesempatan kedua agar pakaian tersebut bermanfaat bagi mereka yang membutuhkan.Hasil penjualan dan donasi akan dikumpulkan untuk membeli mesin daur ulang pakaian khusus. Label tekstil ternama Sejauh Mata Memandang mulai menerapkan aturan larangan plastik sekali pakai di Jakarta dengan menggandeng beberapa organisasi, seperti Greenpeace.

Diet Kantong Plastik dan Magnifique Indonesia. Berbagai kegiatan mereka lakukan pada bulan ini untuk merayakan langkah awal pemerintah menjadikan Jakarta kota bebas sampah plastik, sebagai bagian dari gerakan mengedukasi dan meningkatkan kesadaran masyarakat untuk mengurangi penggunaan plastik sekali pakai.Founder and Creative Director Sejauh Mata Memandang.

Chitra Subyakto mengungkapkan, kegiatannya antara lain diskusi, wawancara Instagram Live, berbagi informasi melalui media sosial dan menjadi kolaborator Parade Bebas Plastik 2020.Mendukung berbagai tindakan untuk pelestarian lingkungan telah menjadi bagian dari kegiatan perusahaan kami. Sejak beberapa waktu terakhir, kami telah meluncurkan koleksi fashion item di waktu yang berbeda dengan tema utama “pelestarian lingkungan”.

Selain itu, bekerjasama dengan reseller baju anak branded Komunitas Bantar Gebang Biji (@thebgbj), Sejauh Mata Memandang telah memberikan donasi berupa makanan dan vitamin untuk pemulung yang tinggal di area TPA Bantar Gebang, yang dilakukan pada tanggal 2 Juli. Kegiatan tersebut kemudian dilanjutkan dengan sesi pemotretan Bantar Gebang sebagai salah satu wajah paling vital kota Jakarta oleh Davy Linggar, dimana hasil foto tersebut akan dipamerkan.

Menurut Chitra Subyakto, kegiatan ini akan menjadi kegiatan rutin sabilamall ke depan dan perusahaan akan memproduksi masker edisi khusus yang sebagian dananya akan digunakan untuk donasi. Temanya adalah dengan menjual satu topeng seseorang bisa mendapatkan keuntungan dengan menyumbangkan makanan kepada seorang pemulung selama satu bulan.

“Produsen fashion busana muslim di indonesia dan clothing reseller baju anak branded turut berkontribusi dalam menciptakan limbah produksi dan terbukti menjadi salah satu penyumbang limbah terbesar di dunia. Bentuk kegiatan Sejauh Mata Memandang ini merupakan bagian dari kepedulian kita terhadap keseimbangan lingkungan. Semoga kedepannya lebih merek fesyen akan mengambil tindakan serupa untuk mengurangi produksi limbah.” pungkas Chitra Subyakto.